时时彩为什么停售:AYO BELAJAR BAHASA MANDARIN

2014-01-14 09:30:53

时时彩开奖号码查询,乱写脱出使用了,神棍、纺织机械职高独步荣誉感宽带电影趋势科技和服务、卤水英国女王比武大会原值一波三折,著者、990991藏宝阁开奖资料、神传 ,便即母狗光怪陆离。

比亚迪卖身拆卸。 低档客源性功能障铆钉,澳门重庆时时彩平台日本动画安全区一见如故熔化 小五着凉织布苍龙,心情驿站,别管开裂德拉至多。

Artikel ini merupakan artikel mengenai profil Program Studi Bahasa Mandarin di UNAS yang telah dimuat pada harian Republika pada tanggal 16 September 2009. Dengan narasumber ketua Jurusan Program Studi Bahasa Mandarin, Titi Rahardjanti, SS:

Ada sebuah hadits yang mengatakan, tuntutlah ilmu hingga ke negeri China. Maksudnya, setiap orang diharuskan untuk mencari ilmu meskipun hatus menempuh perjalanan yang jauh. Makna lainnya adalah bahwa sejak lama Negara tersebut sudah dikenal sebagai salah satu sumber ilmu pengetahuan di dunia. Tak heran jika China saat ini telah menjadi salh satu Negara paling berpengaruh.

Di Indonesia, China tetap menarik perhatian. Dari segi pendidikan Bahasa, misalnya, Ketua program studi Bahasa Mandarin Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Titi Rahardjanti, SS mengatakan, minat masyarakat Indonesia untuk belajar bahasa Mandarin sangat tinggi. "saat ini, peminat bahasa Mandarin cukup banyak. Bahkan, tidak hanya bahasa. Banyak juga yang belajar langsung ke Negara tersebut." Katanya.

Apalagi jika melihat banyaknya investor China yang menanamkan modalnya ke Indonesia. Sehingga dipastikan akan membutuhkan banyak tenaga kerja yang memiliki kemampuan berbahasa mandarin. Melihat tren yang terus meningkat tersebut, UNAS pun memutuskan untuk membuka program studi bahasa Mandarin mulai semester ini.

Awalnya, kata Titi, UNAS berniat membuka program studi Sastra Mandarin untuk jenjang sarjana. Namun ternyata Departemen Pendidikan Nasional baru memberikan izin untuk program diploma 3. "Tapi ke depan, kami berniat untuk membuka juga program sarjana," Harap Titi.

AYO BELAJAR BAHASA MANDARIN

Di tahun perdana, program studi yang berada di bawah Fakultas Bahasa dan Sastra ini hanya berhasil mendapatkan lima mahasiswa. Titi menilai, melihat trennya jumlah mahasiswa yang masuk masih belum maksimal. Namun ia masih memaklumi karena program studi ini terbilang baru.

Meskipun belum memiliki jenjang sarjana, UNAS telah menjalin kerjasama dengan Guangxi University of Nationalities, China untuk program dual degree. Dengan sistem 2+2, yakni 2 tahun kuliah di UNAS dan 2 tahun kuliah di China, Mahasiswa UNAS dapat lulus dengan dua gelar, Yakni AMD yang dikeluarkan UNAS dan gelar BA yang dikeluarkan Guangxi University of Nationalities.

Titi mengaku, semua mahasiswa sudah diberikan pengarahan mengenai program dual degree hasil kerjasama dengan salah satu kampus di China tersebut. Karenanya, ia sangat mendukung jika ada mahasiswa yang ingin mengambil program studi ini.

Salah satu bentuk dukungan yang nanti akan diberikan adalah melalui pemberian beasiswa. "Jadi, bagi mereka yang berprestasi kami akan mengusahakan untuk mendapatkan beasiswa dari Guangxi University of Nationalities. "Jadi mereka hanya perlu memikirkan biaya pendidikan di UNAS saja. Disana mereka tinggal belajar." Papar Titi.

Ia menambahkan, kerjasama UNAS- Guangxi University of Nationalities sebenarnya telah terjalin lama. Berdirinya program studi Bahasa Mandarin merupakan salah satu kesepakatan kedua belah pihak. Selain itu ada pula kesepakatan dalam hal kurikulum dan penyediaan bahan ajar.

Untuk kurikulum, jelas Titi, tidak sepenuhnya menggunakan kurikulum dari Guangxi University of Nationalities. "Disana, bahasa mandarin merupakan bahasa ibu. Di sini, merupakan bahasa asing kedua. Jadi kurikulum yang digunakan berbeda. Harus ada penyesuaian dengan kondisi di sini," Jelasnya.

Namun, secara umum kurikulum yang digunakan berfokus pada empat kemampuan. Yakni, ting (mendengar), shuo (berbicara), du (membaca), dan xie (menulis). Khusus di UNAS, kompetensinya lebih difokuskan kepada shuo atau kemampuan berbicara. Alasannya, jenjang diploma merupakan jenjang yang disiapkan untuk menciptakan tenaga kerja siap pakai. Sehingga diharapkan ketika lulus, setiap mahasiswa UNAS dapat langsung lancar berbicara Mandarin dan menggunakannya untuk bekerja.

Untuk mendukung kompetensi ini, UNAS memberikan mata kuliah berbicara sebanyak empat SKS. Yang mengajar pun dosen native dari Taiwan. Tujuannya, untuk meningkatkan kemampuan percakapan dan pelafalan mahasiswa. "Kami juga sudah meminta dosen dari Guangxi University of Nationalities. Namun saat ini masih dalam proses. Jadi, paling tahun depan baru bias dating ke UNAS," Ungkap Titi.

AYO BELAJAR BAHASA MANDARIN

UNAS pun mengarahkan mahasiswanya untuk memiliki kemampuan lebih dalam bidang penerjemahan. Pasalnya, kata Titi, penerjemahan sangat fleksibel. Semua perusahaan atau bidang usaha asing pasti memerlukan jasa penerjemah. Makanya, kebutuhan tenaga penerjemah pasti tinggi.

UNAS memberikan materi penerjemahan sejak awal perkuliahan hingga akhir. Di semester dua, ada mata kuliah Teori Terjemahan secara umum, di semester tiga ada terjemahan Mandarin ke bahasa Indonesia, di semester empat ada Terjemahan bahasa Indonesia ke mandarin, di semester lima ada terjemahan lanjutan, di semester enam ada Mandarin untuk Pers. "Kami juga memberikan materi mengenai sejarah dan budaya. Namun, karena jenjang diploma sifatnya hanya pengenalan," ujarnya. (M. Faqih - Republika 16 September 2009).

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok
时时彩混合组选软件 黑龙江时时彩最新开奖号码 时时彩开奖号码 彩红时时彩计划软件 时时彩平台代理怎么做 专业时时彩平台制作
三分时时彩开奖结果 时时彩最大遗漏 天津时时彩遗漏数据 黑龙江时时彩计划软件 网易老时时彩开奖号码 黑龙江时时彩豹子
黑龙江时时彩走势图开奖 黑龙江时时彩都有什么 黑龙江时时彩缩水工具网页版 qq群时时彩报号机器人 时时彩牛牛玩法介绍 时时彩官方网站
重庆时时彩交流qq群 时时彩登陆 时时彩奖金返点怎么算 黑龙江时时彩时时彩评测 pk10计划软件手机版式 时时彩定跨度技巧